ANALISIS STRATEGI KEBERLANJUTAN INDUSTRI TENUN IKAT SUMBA TIMUR

Authors

  • Martini Ndamunamu Badan Riset Daerah Kabupaten Sumba Timur Author

Keywords:

Tenun ikat, SWOT, Keberlanjutan

Abstract

Sektor industri menjadi andalan penggerak pertumbuhan ekonomi di suatu negara.Industri tenun ikat Sumba Timur yang termasuk dalam kategori industri mikro dan kecil  berperan penting dalam penyerapan tenaga kerja dan menopang penghasilan masyarakat di tingkat lokal. Tujuan dari ini adalah menganalisis strategi keberlanjutan industri tenun ikat Sumba Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif eksploratif dengan pendekatan kualitatif. Lokasi penelitian dilakukan pada sentra tenun ikat di Kabupaten Sumba Timur yang berada pada Desa Hambaraing, Desa Kambatatana, Kelurahan Lambanapu dan kelurahan Prailiu. Hasil penelitian dengan analisis SWOT menunjukkan bahwa nilai IFAS dan EFAS > 2,5 yang berarti pemerintah dan pengrajin telah berusaha untuk memanfaatkan kekuatan dan peluang, dan meminimasi kelemahan dan ancaman. Industri tenun ikat Sumba Timur memiliki kekuatan terbesar pada penyerapan tenaga kerja dan kelemahannya kesadaran yang minim dalam membudidayakan tumbuhan pewarna. Sedangkan peluang terbesar industri tenun ikat di masa depan ialah perkembangan fashion dunia yang mengusung produk ramah lingkungan dan ancamannya ialah ketergantungan pengrajin terhadap pewarna yang tersedia di alam. Strategi yang dapat dijadikan arahan keberlanjutan usaha tenun ikat yaitu optimalisasi pemanfaatan sumberdaya (air dan bahan penolong) yang mendukung produk ramah lingkungan, inovasi dalam industri yang berkaitan dengan bahan baku dan pemasaran, fasilitasi pengurusan Hak Kekayaan Intelektual komunal/perorangan, optimalisasi pembinaan pengrajin tenun secara berkala agar mampu berdaya saing, peningkatan ketrampilan pasca produk, pembudidayaan tumbuhan pewarna dan tumbuhan pendukung tenun yang ramah lingkungan, pendokumentasian secara digital motif/corak tenun ikat bagi kelompik industri tenun.

Downloads

Published

2025-11-20