TANTANGAN DAN ANCAMAN TRIPLE DISRUPTION DALAM PERCEPATAN AKSELERASI PEMBANGUNAN BADAN USAHA MILIK DESA DI KABUPATEN SUMBA TIMUR

Authors

  • Fransiskus Xaverius Candra Gunawan Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah kabupaten Sumba Timur Author

Keywords:

triple disruption, keterampilan terkini, BUMDesa, sumberdaya manusia, sumba timur

Abstract

Dinamika global yang dinamis telah menghantar peradaban pada kehidupan normalitas baru dengan segala  konsekuensinya.  Realita  ini  telah  memasuki  Kabupaten  Sumba  Timur,  dimana  kemajuan  teknologi informasi telah membuat berbagai layanan semakin mudah dan cepat. Namun, terdapat potensi ancaman triple disruption, khususnya para pelaku usaha, yakni adanya pesaing-pesaing baru yang membuat peta persaingan semakin  kompetitif.  Tujuan  penelitian  adalah  menganalisa  sejauh  mana  kesiapan  BUM  Desa  menghadapi ancaman dan tantangan tersebut, khususnya keterampilan terkini para pengurus. Obyek penelitian dilakukan pada 6 BUM Desa aktif yang memiliki usaha produktif dan akses internet. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif  dengan  teknik  analisis  SWOT  (strengths,  weaknesses,  opportunities,  threats).  Hasil  penelitian menemukan para pengurus BUM Desa  memiliki keterampilan terkini yang rendah yang berdampak belum optimalnya pemanfaatan kemajuan digitalisasi untuk kemajuan usaha masyarakat. Selain itu, terdapat kelompok usaha masyarakat yang dapat menjadi embrio bagi pembentukan perekonomian komunitas desa. Namun, hal ini belum terkelola dengan baik yang menyebabkan masyarakat masih terjerat dalam kemiskinan. Penelitian ini merekomendasikan kepada Pemerintah Daerah menghadapi triple disruption adalah pertama, meningkatkan keterampilan  terkini  pengurus guna  mengoptimalkan  pemanfaatan  teknologi  informasi  dan  digital.  Kedua, memberdayakan kelompok usaha masyarakat dalam suatu komunitas yang saling terintegrasi dan bersinergi membangun perekonomian desa yang mandiri, berdaulat dan berkeadilan.

Published

2025-11-20