ANALISIS VEGETASI DAN INDEKS KERAGAMAN GULMA PADA TANAMAN PADI DESA WANGA, UMALULU- SUMBA TIMUR
Keywords:
Gulma, vegetasi, indeks, keragaman, WangaAbstract
Gulma merupakan tumbuhan liar yang dapat mengganggu atau merugikan tanaman produktif yang ditanam manusia sehingga para petani berusaha untuk mengendalikannya. Keberadaan gulma pada tanaman padi akan menurunkan hasil panen. Keberadaan gulma menyebabkan adanya persaingan dengan tanaman dalam hal pengambilan unsur hara, air, cahaya matahari dan ruang tumbuh. Penelitian bertujuan menganalis vegetasi dan indeks keragaman gulma di lahan tanaman padi sawah di Desa Wanga, Kecamatan Umalulu, Kabupaten Sumba Timur di laksanakan pada bulan Januari-Maret 2024. Pengambilan sampel dilakukan di 15 titik pada 3 lokasi yang dipilih dengan Metode purposive sampling. Hasil analisis vegetasi dan indeks keragaman jenis gulma secara umum terdapat 7 jenis gulma dominan yaitu Echinocloa crus-galli, Cyperus rotundus, Eichornia crassipes, Leersia hexandra, Isolepis satacea, Juncus uffusus, c. disfformis. Berdasarkan perhitungan nilai penting yang diperoleh 3 jenis dengan nilai tertinggi adalah gulma Echinocloa crus-galli (72,84%) dan gulma Cyperus rotundus (33,88%) sedangkan gulma presentase relatif terendah adalah Isolepis satacea (8,47%). Gulma indeks keragamanya berkisar dari 0,13-0,36 berdasarkan rumus H’ < 1= Rendah. Tetapi jika dilihat secara keseluruhan nilai indeks keragaman gulma berada di angka 1,76 dan bila dibandingkan dengan persamaan Shannon Wiener H’ 1 < Ĥ < 3 maka indeks keragaman gulma di lahan padi sawah di Desa Wanga termasuk dalam kategori sedang.